Keterbatasan Anggaran, Gaji Honor Guru di Tanjabtim Tidak Jadi Naik

Keterbatasan Anggaran, Gaji Honor Guru di Tanjabtim Tidak Jadi Naik

SABAKUPDATE.COM, MUARASABAK - Meski telah diwacanakan akan adanya kenaikan ngaji tenaga guru honor pada tahun 2019 lalu, namun karena keterbatasan anggaran APBD kenaikan gaji honor bagi guru TK, PAUD, SD dan SMP di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) tahun 2020 ini ditunda.

Kepala Dinas Pendidikan Tanjabtim, Junaedi Rahmad ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya membenarkan, jika gaji guru honor tahun 2020 ini masih sama dengan tahun 2019 lalu.

"Memang ada keluhan serta aspirasi sebelumnya dari para rekan-rekan guru honor meminta kenaikan gaji. Dan kita telah perjuangkan, namun keterbatasan anggaran kenaikan itu tidak bisa dilakukan. Meski demikan, kami tetap akan memperjuangkan di APBD Perubahan. Rekan-rekan guru diharapkan untuk bersabar, "katanya.

Dikatakannya, untuk tenaga guru honor yang di biayai oleh APBD dan Dana BOS di Tanjabtim sendiri sampai saat ini sekitar 900 orang. 900 orang itu terdiri dari guru honor di PAUD, TK, SD dan SMP. Jika dinilai dengan jumlah penghasilan untuk satu orang di gaji sebesar Rp 500 ribu bagi guru PAUD, TK dan SD, sedangkan untuk guru honor SMP sebesar Rp 900 ribu.

"Guru yang dibiayai oleh APBD di luar BOS ada sekitar 743 orang. Dan total dana APBD nya sebesar Rp 7 Miliar. Sedangkan sisanya guru honor di bayarkan oleh dana BOS," jelasnya.

Jika gaji guru honor  dinaikkan, lanjutnya, maka kebutuhan anggaran yang di peruntukan gaji tenaga honor guru kekurangannya sebesar Rp 3,6 Miliar.

"Pemerintah tetap berharap meski tidak dapat direalisasikan kenaikan gaji, rekan-rekan tenaga pengajar tetap dapat bekerja seperti biasanya," harapnya.(mln)

Komentar Pembaca