Siti Aminah Ditusuk Tiga Kali, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Siti Aminah Ditusuk Tiga Kali, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

SABAKUPDATE.COM, MUARASABAK - Peristiwa tragis terjadi di Kecamatan Mendahara Ulu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), sekitar pukul 15.00 WIB Jumat (28/2/2020) kemarin.

Seorang ibu rumah tangga bernama Siti Aminah, warga RT 01 Pematang Lalau Kelurahan Simpang Tuan, ditusuk sebanyak Tiga kali menggunakan senjata Tojok (alat tusuk kelapa sawit).  Pelaku diketahui bernama Samsul Anwar (40), warga Desa Sungai Beras, dan diduga mengalami gangguan jiwa.

   Menurut keterangan saksi mata, Gianto yang kebetulan sedang bekerja dibangunan Pesantren tepatnya di belakang rumah korban mengatakan, bahwa pelaku awalnya datang berjalan kaki dan sempat mau menusuknya.

"Namun karena saya melawan, akhirnya saya terlepas dan langsung berteriak minta tolong," katanya.

Tak lama kemudian, kebetulan ibu Siti Aminah juga lewat dari belakang rumah, tanpa disadari korban, pelaku langsung menusuk korban, dan Gianto sempat melerai namun tidak berhasil, karena pelaku membawa senjata Tojok.

Korban sempat menjerit, tak lama anak korban datang menemukan ibunya sudah berlumuran darah. Karena panik, anak korban tidak sempat berbuat apa-apa, korban pun langsung dibawa  ke rumah sakit terdekat.

"Menurut keluarganya, korban tidak dapat di tangani di Puskesmas Simpang Tuan, dan dilarikan ke Kumah Sakit Umum Jambi," terangnya.

Setelah mendapat laporan, pihak Polsek Mendahara Ulu tiba di lokasi kejadian, namun pelaku sudah melarikan diri ke arah perkebunan kelapa sawit.

Dibawah pimpinan Kapolsek Mendahara Ulu, IPTU Osli Sitompul memerintahkan personil untuk mengejar dan menangkap pelaku. Dalam upaya pengejaran, tim Polsek dibantu oleh warga dan keluarga korban.

"Pelaku dapat ditemukan, tapi tim kami agak kesulitan untuk menangkapnya, karena pelaku masih menggenggam senjata Tojok," ungkap Kapolsek.

Tim Polsek berupaya untuk membujuk pelaku agar meletakkan atau melepaskan senjata tajam yang Ia bawa, namun upaya itu tidak berhasil. Kemudian warga pun berhasil menangkap secara paksa dengan merampas senjata pelaku.

"Pelaku sempat melakukan perlawanan, sehingga terguling dan terjatuh diantara tumpukan pelepah kelapa sawit berduri," sebutnya.

Setelah berhasil ditangkap, pelaku langsung diamankan ke Polsek Mendahara Ulu dan dibawa ke Polres Tanjabtim untuk diproses lebih lanjut. Menurut informasi, pelaku merupakan salah satu anggota pengajian Pematang Lalau yang mengalami gangguan jiwa, dan kabarnya pelaku juga sering mengamuk tanpa sebab.(mjs)

Komentar Pembaca