Antisipasi Musim Kemarau, Damkar Tanjabtim Data Alat Kecamatan

Antisipasi Musim Kemarau, Damkar Tanjabtim Data Alat Kecamatan

SABAKUPDATE.COM, MUARASABAK - Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), gencar mendata alat Damkar kecamatan.

Hal itu dilakukan antisipasi dalam menghadapi peralihan musim panca roba ke musim kemarau yang diperkirakan akan terjadi pada bulan Mei 2020 mendatang.

Kepala Satpol PP dan Damkar Tanjabtim, Hendri mengatakan, pendataan yang dilakukan untuk memastikan jika alat pemadam yang ada di 11 kecamatan masih layak digunakan.

"Sesuai dengan selogan kita Sabak Cerah. Makanya kita lakukan pendataan," katanya Selasa (31/3) siang.

Selain itu, pihaknya juga tengah gencar melakukan sosialisasi terkait larangan membuka lahan dengan cara membakar. Apalagi tahun ini kemarau diprediksi akan lebih panjang dibanding dari tahun sebelumnya.

"Bukan hanya Damkar saja yang melakukan sosialisasi, tetapi instansi terkait juga tengah gencar melakukan sosialisasi," ujarnya.

Untuk tahun ini pula, tambah Hendri, pihaknya memiliki program Damkar desa. Dimana setiap desa diharuskan memiliki 5 orang relawan Damkar yang nantinya akan dilatih menggunkan mesin Damkar dan keselamatan saat bertugas.

"5 orang relawan ini nantinya yang akan menangani kebakaran lebih awal sebelum bantuan datang di desa masing-masing," jelasnya.

Adanya relawan Damkar ini diharapkan mampu menanggulangi lebih dini jika terjadi kebakaran lahan atau pun permukiman. Karena jarak tempuh antara kabupaten dengan desa untuk wilayah Tanjabtim cukup memakan waktu. Sehingga harapan besar kepada relawan desa untuk dapat meminimalisir terjadinya kebakaran lebih luas dapat diatasi.

"Setidaknya kejadian di lapangan dapat cepat di atasi tanpa harus menunggu bantuan," bebernya.

Pada tahun ini pula, selain harus memiliki 5 orang relawan Damkar di setiap desa juga diwajibkan memiliki alat pemadam sendiri. Terkait pembelian alat, nantinya pihak Damkar akan mendampingi jenis alat yang akan dibeli.

"Dana dari desa kita hanya menganjurkan jenis alat yang akan di beli," tandasnya.(mln)

Komentar Pembaca