Bupati Tanjabtim Panen Raya Mina Padi di Berbak

Bupati Tanjabtim Panen Raya Mina Padi di Berbak

SABAKUPDATE.COM, MUARASABAK - Bupati Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), H. Romi Hariyanto, melaksanakan Panen Raya Mina Padi di Desa Rantau Makmur Kecamatan Berbak, Rabu (4/3) kemarin.

Mina Padi diharapkan menjadi solusi para petani setempat, yang hingga saat ini belum dapat melaksanakan panen padi dua kali setahun, dikarenakan ketergantungan dengan debit air Sungai Batanghari.

   Dari 27 hektar yang dikelola kelola Poktan Manunggal Makmur misalnya, dua hektar diantaranya telah dilaksanakan dengan sistem Mina Padi. Kemudian direncanakan pada tahun berikutnya luas lahan Mina Padi akan ditambah sebanyak 6 hektare lagi.

"Mudah-mudahan sistem Mina Padi ini dapat menambah penghasilan para petani, sehingga tidak ada lagi lahan pertanian yang dialih fungsikan menjadi lahan perkebunan," katanya.

Pada kesempatan tersebut Bupati Romi juga menampung aspirasi petani, yang mengharapkan bantuan Pemkab dalam menggarap lahan pertanian mereka. Sebut saja seperti bantuan alat pertanian, hingga bantuan pembuatan tanggul.

Sementara Camat Berbak, M. Yani dalam kata sambutannya mengatakan, luas lahan pertanian di Kecamatan Berbak sendiri mencapai sekitar 4.600 hektar, dengan asumsi produksi padi mencapai 45 ton. Selain padi, para petani di Kecamatan Berbak juga menanam cabe, jagung, dan kedelai. Dimana penanaman cabe, jagung, dan kedelai tersebut dilakukan setelah para petani memanen padi mereka.

"Ini tak lain karena lahan pertanian di Kecamatan Berbak ini belum bisa dilakukan panen padi dua kali setahun, dan dengan adanya sistem Mina Padi ini diharapkan dapat menambah lagi penghasilan para petani," kata Camat Berbak M. Yani.

Kepala Dinas Perikanan Tanjabtim, Ibnu Hayat dalam laporannya juga mengatakan, bahwa Mina Padi merupakan integrasi antara pertanian dan budidaya ikan dalam satu lahan yang dapat meningkatkan omset dan pendapatan petani, serta dengan Mina Padi tidak lagi dibutuhkan pupuk kimia dan padi jadi beras organik, antara ikan dan padi saling memberikan manfaat.

"Mina Padi ini dengan sistim tumpang sari, dimana ada pembuatan Caren dengan lebar 40-100 Cm yang berfungsi untuk ikan berlindung sewaktu hari panas dan tempat ikan berkumpul sewaktu panen," tuturnya.

"Selain bantuan yang diberikan dan perlu diapresiasi adanya swadaya kelompok berupa pembuatan tanggul yang menelan biaya lebih kurang Rp 50 juta dan penambahan benih ikan Nilan sebanyak 5.000 ekor dan 7.000 ikan Patin," tambahnya.

Selain Bupati Tanjabtim, hadir juga Pabung Kodim/0419, Asisten II Setda Tanjabtim, pihak Kejari Tanjabtim,  perwakilan Kepala Pengadilan Negeri Tanjabtim, Camat Berbak, Kepala Dinas Perikanan, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan, Plt Kepala Dinas Perhubungan, Sekretaris Bappeda, serta masyarakat undangan yang hadir.(mln)

Komentar Pembaca