Dampak Corona, Omset Usaha Masyarakat Turun Drastis

Dampak Corona, Omset Usaha Masyarakat Turun Drastis

SABAKUPDATE.COM, MUARASABAK - Wabah Coronavirus Desease 2019 (Covid-19) menyebabkan perekonomian masyarakat berdampak. Bahkan selain harga jual ikan dan udang yang menurun, usaha-usaha masyarakat seperti usaha makanan juga terkena imbasnya.

Hal ini tentunya dikhawatirkan dapat menjadi persoalan baru bagi pedagang makanan, mengingat usaha tersebut merupakan satu-satunya sumber pendapatan guna memenuhi kebutuhan keluarga.

Salah seorang pedagang bakso bakar yang kerap mangkal di taman rakyat yang berada di Komplek Perkantoran Muarasabak mengatakan, sejak adanya wabah virus Corona, dirinya mengaku kehilangan omset sekitar 75 persen dalam sehari.

"Sebelum ada Corona omset saya rata-rata perhari berkisar Rp. 300 ribu hinga Rp. 350 ribu, tapi sejak corona untuk mendapatkan Rp. 100 ribu sehari saja sulit," keluh Boy, warga Kelurahan Talang Babat, Senin (6/4/2020).

Sebagai satu-satunya sumber pendapatan keluarga, Boy hanya berharap wabah virus Corona segera berlalu. Kalau tidak Firinya bisa kesulitan untuk memenuhi kebutuhan lebaran.

"Mudah-mudahan musibah ini cepat hilang, dan keadaan ekonomi masyarakat bisa normal kembali," ucapnya.

Terpisah, hal senada juga dirasakan pemilik cafe di Kecamatan Kuala Jambi. Terlebih belum lama ini pemerintah mengeluarkan kebijakan agar masyararakat menghindari keramaian untuk sementara waktu.

"Ya, kita sama-sama berdoa saja semoga virus corona ini cepat menghilang, karena dampaknya memang sangat besar bagi para pelaku usaha terlebih usaha kuliner seperti saya ini," ungkap Ohim, pengelola salah satu cafe di Kecamatan Kuala Jambi.

Sementara sejumlah masyarakat mengaku lebih menahan diri untuk menikmati berbagai macam jajanan kuliner. Hal itu dikarenakan karena kekhawatiran warga terhadap virus Corona, meskipun hingga saa ini di Kabupaten Tanjabtim tidak ada yang dinyatakan positif Corona.

"Lebih baik menahan diri dulu, dari pada nanti menyesal. Meskipun Tanjabtim hingga saat ini masih terbilang aman," ujar Diana, salah seorang warga Kuala Jambi.(mln)

Komentar Pembaca