Jalur Speed Boat Diperketat, Taufiq: Tidak Ada yang Boleh Bawa Penumpang

Jalur Speed Boat Diperketat, Taufiq: Tidak Ada yang Boleh Bawa Penumpang

SABAKUPDATE.COM, MUARASABAK - Pemerintah Kecamatan Kuala Jambi memperketat pengangkutan penumpang jalur air rute Kampung Laut-Kuala Tungkal. Mengingat saat ini di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) sudah ada yang dinyatakan positif terjangkit virus Corona.

Seperti yang dikatakan Camat Kuala Jambi, Taufiq Kurniawan, S.STP. Ia meminta untuk sementara waktu pelaku Speed Boat tidak melakukan pengangkutan penumpang atau orang dari Kecamatan Kuala Jambi ke Kuala Tungkal dan sebaliknya.

"Kecuali sifatnya barang dan sembako untuk kebutuhan masyarakat," katanya kepada sabakupdate.com, Kamis (16/4/2020) pagi.

Hal itu menyikapi kebijakan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) yang telah berjalan kurang lebih 14 hari tentang penutupan pengangkutan penumpang atau orang dari Kecamatan Kuala Jambi ke Kuala Tungkal dan sebaliknya.

"Dengan pengecualian, apabila ada sanak saudaranya yang sakit keras dan meninggal di Kuala Jambi masih tetap kita tolerir. Sebaliknya, kalau keluarganya ada yang meninggal di Kuala Tungkal sebelum itu kita kroscek dulu kebenarannya," ungkapnya.

Mengenai pasien positif Covid 19 Provinsi Jambi bertambah 1 orang yang berasal dari Tanjabbar, pihaknya bersama Kapolsek Kuala Jambi dan Dit Pol Airud Polda Jambi untuk mengaktifkan Posko diwilayah perairan Kampung Laut.

"Jadi untuk Speed Boat yang mau berangkat membawa barang, harus menuju Posko dulu untuk dilakukan penyemprotan sterilisasi, dan pulang pun juga disemprot," terangnya.

Dengan adanya kebijakan ini, masyarakat dapat lebih memahami maksud dan tujuan dari Pemerintah Kabupaten Tanjabtim, yakni untuk melindungi masyarakat.

"Ini semua dilakukan semata-mata demi memutus rantai penyebaran Covid 19 dan demi kebaikan masyarakat Tanjabtim pada umumnya dan Kuala Jambi pada khususnya," terangnya.

"Memang kebijakan ini tidak populis, merugikan masyarakat dan pelaku usaha Speed Boat. Tapi kebijakan Pemerintah harus kita lakukan demi keselamatan banyak orang," tegasnya.(adk)

Komentar Pembaca