KSPSI Menhul Bagikan Sembako dan Masker Kepada Warga Terdampak Covid-19

KSPSI Menhul Bagikan Sembako dan Masker Kepada Warga Terdampak Covid-19

SABAKUPDATE.COM, MUARASABAK -
Konsfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kecamatan Mendahara Ulu (Menhul), Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), membagikan 20 paket sembako dan sejumlah masker kepada warga Desa Bukit Tempurung yang terdampak wabah Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), Kamis (23/4/2020) pagi.

Kegiatan sosial itu dilaksanakan dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1441 H/2020 M serta membantu meringankan ekonomi warga akibat dampak dari wabah Covid-19.

Ketua KSPSI Menhul, Muhammad Ali Abdullah mengatakan, pembagian paket sembako dan masker ditujukan kepada anak yatim piatu, wanita janda dan buruh bongkar muat pabrik perusahaan kelapa sawit PT. Palma Gemilang Kencana (PGK) Desa Bukit Tempurung.

"Bantuan kita dibagikan secara langsung kepada penerima berupa uang santunan untuk anak yatim piatu dan para janda agar tidak terjadi perkumpulan massa sesuai instruksi pemerintah," ujarnya kepada media sabakupdate.com.

Disela-sela membagikan bantuan, dia juga mensosialisasikan kepada para buruh untuk menjaga Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan cara rajin mencuci tangan dan menggunakan masker, baik sesudah maupun sebelum beraktifitas.


"Ditengah merebaknya wabah Covid-19 ini kita harus menjaga kebersihan dan menggunakan masker agar terhindar dari wabah virus tersebut," pintanya.

"Kami juga mengucapkan terimakasih kepada lapisan masyarakat, yang selama ini telah ikut berpartisipasi dalam kepengurusan KSPSI ini selama dua tahun, sehingga kegiatan ini berjalan lancar," tambahnya.

Salah seorang penerima sembako, Rusmina merasa sangat terbantu dengan kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan oleh KSPSI tersebut. Karena dampak Covid-19 membuat ekonominya terpuruk.

"Sangat terpuruk dan sulit sekali. Harga getah sekarang anjlok, hanya Rp 4 ribu hingga Rp 5 ribu. Sebelum Corona bisa mencapai Rp 7 ribu pak," terang Rusmina dengan nada sedikit sedih.

Sementara itu, salah seorang buruh harian perusahaan kelapa sawit PT. PGK, Samin mengaku sangat bersyukur dengan adanya bantuan sembako tersebut. Ditengah kondisi ekonomi yang lemah saat ini, bantuan itu menurutnya sangat membantu dan sedikit mengurangi beban hidup masyarakat tidak mampu.

"Bersyukurlah, setidaknya bisa mengurangi beban masyarakat dengan kondisi ekonomi yang terpuruk sekarang ini,"  tukasnya.(mjs/adv)

Komentar Pembaca