Shalat Tarawih di Masjid Ditiadakan, Masyarakat Diminta Shalat di Rumah

Shalat Tarawih di Masjid Ditiadakan, Masyarakat Diminta Shalat di Rumah

SABAKUPDATE.COM, MUARASABAK - Mempedomani Surat Edaran Gubernur Jambi Nomor 1078-SE/SETDA.KESRAMAS-2.2/2020 dalam situasi pandemi wabah Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) serta menindaklanjuti Surat Edaran Kementerian Agama RI Nomor 6 Tahun 2020 tentang panduan ibadah ramadhan dan idul fitri 1441 H.

Dalam Surat Edaran tersebut, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), menginstruksikan kepada masyarakat, baik pengurus masjid dan pengurus mushola dalam pelaksanaan ibadah Ramadhan, seperti shalat Jumat dan 5 waktu serta Tarawih dilakukan secara individual atau berjamaah bersama keluarga inti di rumah masing-masing.

Kepala Kementerian Agama Tanjabtim, H. Jamrizal kepada sabakupdate.com menjelaskan, bahwa tidak diberlakukannya ibadah shalat Tarawih berjamaah di masjid untuk menghindari cepatnya penularan wabah Covid-19. Sebab, kesempurnaan shalat berjamaah adalah shaf harus dirapatkan.

"Artinya Social Phisical dan Social Distancing juga harus dilakukan. Kalau tidak diberlakukan, maka berkemungkinan besar akan terjadi penularan secara cepat," ungkapnya.

Selain ibadah shalat Tarawih tidak dilakukan di masjid, lanjutnya, ibadah shalat Idul Fitri juga juga ikut ditiadakan dan dilakukan bersama keluarga inti dirumah masing-masing tahun 2020 ini. Tapi, kepastiannya bagaimana tuntunan melaksanakan shalat Idul Fitri di rumah apakah memakai Khatib atau tidak.

"Yang jelas seminggu atau sebelum Idul Fitri kita mengharapkan fatwa MUI RI keputusannya diterima dan setelah itu kita jelaskan kepada masyarakat Tanjabtim," terangnya.

Dalam hal ini, dia menyampaikan kepada masyarakat, Kementerian Agama memberlakuan instruksi itu bukan berarti Pemerintah melarang shalat Tarawih berjamaah, tapi tetap sesuai dengan fiqihnya yang dilakukan bersama keluarga inti di rumah masing-masing.

"Saya juga menghimbau kepada masyarakat di kecamatan, kelurahan dan fesa lingkup Kabupaten Tanjabtim untuk mengikuti himbaun Kementerian Agama. Kita tingkatkan disiplin optimal pribadi masing-masing terhadap Social Phisical dan Social Distancing," harapnya.(adk)

Komentar Pembaca