Truk Sering Terpuruk, Jalan Provinsi di Tanjabtim Rusak Parah

Truk Sering Terpuruk, Jalan Provinsi di Tanjabtim Rusak Parah

SABAKUPDATE.COM, MUARASABAK - Kondisi jalan milik Provinsi Jambi yang berada di jalan lintas Muara Sabak Timur-Rantau Rasau Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), kembali mengalami kerusakan yang parah.

Titik kerusakan tersebut tepatnya di Desa Siau Dalam, Kecamatan Muara Sabak Timur dan sudah berlangsung selama sepekan ini.

Kahar, salah seorang warga Siau Dalam ketika dikonfirmasi mengatakan, selain mengakibatkan kemacetan panjang, kerusakan jalan ini juga telah berulangkali memakan korban kendaraan roda Empat yang terpuruk.

"Seperti halnya beberapa waktu lalu kendaraan roda Empat dengan muatan pertanian terjebak dan terguling. Sudah parah nian jalan ini, tiap hari macet," katanya.

Kondisi kerusakan jalan di perparah ketika musim penghujan datang. Selain tergenang, kerusakan jalan pun semakin menjadi parah. Seperti yang terjadi pada Selasa (13/4) sejak pukul 07.00 WIB sudah terjadi antrian panjang di sepanjang jalan Desa Siau Dalam.

"Apalagi pagi tadi hujan, antrian jadi panjang," jelasnya.


Melihat kondisi ini, pihaknya berharap kepada pemangku kebijakan di Provinsi Jambi untuk segera bertindak. Hal ini mengingat jika terus di biarkan dapat di pastikan kerusakan akan semakin parah.

"Kasihan masyarakat yang ingin mengeluarkan hasil pertaniannya. Karena jika dibiarkan kondisi arus lalulintas akan mengalami kelumpuhan," tegasnya.

Terpisah, Camat Muara Sabak Timur, Zulfaisyal ketika di konfirmasi mengatakan, jalan milik Provinsi Jambi yang berada di desa Siau Dalam ada 4 titik yang mengalami kerusakan parah. Terakit hal ini pula pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak Alkal Provinsi yang berada dilapangan.

"Ada 4 titik yang rusak parah. Koordinasi sudah kita lakukan dengan pihak Alkal Jambi," bebernya.

Dari kordinasi tersebut menurut camat, untuk perbaikan alat berat masih berada dilokasi sabak timur. Namun pihak Alkal kekurangan material untuk perbaikan.

"Alat berat ada, emarin material habis. Informasi yang kita dapat hari ini material akan masuk," tukasnya.(mln)

Komentar Pembaca