Desa Majelis Hidayah Kembali Salurkan BLT DD untuk Tahap II

Desa Majelis Hidayah Kembali Salurkan BLT DD untuk Tahap II

SABAKUPDATE.COM, KUALAJAMBI - Pemerintah Desa Majelis Hidayah, Kecamatan Kuala Jambi, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD), Kamis (18/6/2020).

Kegiatan yang berlangsung di aula Kantor Desa Majelis Hidayah tersebut, dihadiri Camat Kuala Jambi, Taufiq Kurniawan, SSTP Babhinkamtibmas, Babinsa, Ketua BPD Desa Majelis Hidayah dan perangkat desa.

Untuk tahap kedua ini, Desa Majelis Hidayah menyalurkan BLT DD untuk 89 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak secara ekonomi akibat pandemi wabah Covid-19. Jumlah itu berkurang jika dibandingkan dengan penyaluran BLT DD tahap pertama yang berjumlah 92 KK.

Kepala Desa Majelis Hidayah, Toni J saat diwawancarai mengatakan, berkurangnya penerima BLT DD tahap kedua ini, dikarenakan 3 KK tersebut telah mendapat Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

"Berdasarkan verifikasi data penerima bantuan, bahwa ada 3 KK yang terdata mendapat bantuan dari Pemerintah Pusat. Untuk itu, ketiga KK tersebut terpaksa dihapus agar tidak terjadi penerima bantuan ganda," katanya.


Seperti biasanya, lanjut Toni J, BLT DD ini diberikan Rp 600 ribu per KK. Bantuan ini diharapkannya, dapat dipergunakan untuk kebutuhan sehari-sehari seperti keperluan sembako dan lain-lain.

"Bantuan ini setidaknya dapat sedikit membantu warga yang tidak mampu secara ekonomi. Pergunakan lah sebaik-baiknya untuk kebutuhan di rumah," ucapnya.

Camat Kuala Jambi, Taufiq Kurniawan, SSTP menuturkan, khusus kepada seluruh warga Desa Majelis Hidayah dan Kecamatan Kuala Jambi umumnya, agar bisa mematuhi himbauan pemerintah terkait dengan protokol kesehatan selama pandemi wabah virus Corona.

"Sering-sering mencuci tangan setelah beraktifitas di luar rumah, gunakan lah masker dan berprilaku lah pol hidup sehat serta tetap terapkan Social Distancing saat berada di tempat keramaian," ungkapnya.

"Saya juga minta kepada warga agar berkoordinasi kepada RT setempat setiap ada permasalahan terkait dengan bantuan. Saya tidak ingin ada warga yang mengadu di media sosial," tegasnya.(mln/adv)

Komentar Pembaca