Pemdes Majelis Hidayah Serahkan BLT DD Tahap III

Pemdes Majelis Hidayah Serahkan BLT DD Tahap III

SABAKUPDATE.COM, KUALAJAMBI - Pemerintah Desa Majelis Hidayah, Kecamatan Kuala Jambi, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), kembali menyerahkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap III yang dilaksanakan di kantor Desa Majelis Hidayah, Senin (13/7/2020) pagi.

Penyaluran BLT DD tahap III bulan Juni 2020 diberikan kepada 89 Kepala Keluarga (KK) tersebut terlaksana dengan baik dan sukses. Namun, sebelum dilakukan penyaluran bantuan itu, pihaknya telah mengevaluasi dan bekerjasama dengan Bhabinkamtibmas maupun Babinsa setempat agar bantuan yang diserahkan nantinya tepat sasaran.

Kepala Desa Majelis Hidayah, Toni. J dalam sambutannya menyampaikan, penyaluran BLT DD ini akan berlanjut dan akan dianggarkan kembali sampai bulan September 2020 mendatang. Namun, dirinya belum mengetahui tanggal dan bulan berapa bantuan tersebut kembali disalurkan.

"Penyalurannya akan berlanjut, tapi saya belum tahu bulan berapa. Yang jelas per KK  nantinya menerima senilai Rp. 300 rb. Dan bagi warga yang tidak menerima Bantuan Sosial Tunai (BST) dari pusat akan kita kondisikan di BLT DD," terangnya.


Dia juga menyampaikan, selama bantuan dampak Covid-19 tersalurkan dirinya sering sekali melihat warga yang tidak mendapatkan bantuan mengadu melalui Media Sosial (Medsos). Memang Medsos itu bisa menyelesaikan masalah.

"Jadi, saya minta kepada warga apabila ada permasalahan terkait bantuan silahkan koordinasikan kepada ketua RT dan Kadus setempat atau pun langsung tanyakan kepada saya sendiri. Jangan ada permasalahan sedikit langsung diunggah di Medsos," pintanya.

Camat Kuala Jambi, Taufiq Kurniawan S.STP diwakili oleh Sekcam Kuala Jambi Ariyanto,  SKM juga mengatakan, apabila selama penyaluran bantuan dampak Covid-19 ada kekeliruan, dirinya meminta kepada masyarakat jangan mengadu melalui Medsos.

"Kalau ada masalah bisa koordinasi dengan Kepala desa dan Stafnya, jadi laporkan lah kepada mereka yang lebih mengatuhui dan paham. Jika melapor ke Medsos, saya yakin tidak akan mendapat solusi permasalahnya," tutupnya.(adk/adv)

Komentar Pembaca