Directur MC R2 Ajak Tim Tonjolkan Etika Politik Santun

Directur MC R2 Ajak Tim Tonjolkan Etika Politik Santun


SABAKUPDATE.COM, MUARASABAK
- Perhelatan pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah serentak tahun 2020 di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) sebentar lagi akan digelar pada 9 Desember mendatang.


Untuk itu, agar pelaksanaan hari pencoblosan nanti berjalan dengan lancar, Direktur Media Center Romi-Robby (R2), Sulpani mengajak seluruh masyarakat khususnya masyarakat Kabupaten Tanjabtim untuk datang ke TPS menggunakan hak pilihnya pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi, serta Bupati dan Wakil Bupati Tanjabtim.


"Ayo gunakan hak pilih kita dengan datang ke TPS untuk memilih pemimpin yang dianggap pantas dan layak menahkodai Bumi Sepucuk Nipah Serumpun Nibung," ungkapnya.


Sulpani juga mengajak tim dan simpatisan untuk sama-sama menjaga suasana politik di Kabupaten Tanjabtim agar tetap kondusif. Tetap tonjolkan etika politik yang santun agar demokrasi di kabupaten paling timur di Provinsi Jambi ini tetap berkembang dengan baik.


Dia menilai, bahwa pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati yang maju di kontestasi Pilkada Tanjabtim, semuanya merupakan Putra terbaik Tanjabtim dan memiliki pengalaman serta layak dipilih. Tinggal lagi bagaimana cara tim dan simpatisan menjual program dan meyakinkan masyarakat dengan bahasa yang santun dan tidak saling memojokkan pasangan calon.


"Kami khususnya Tim R2 sudah menerapkan pola ini. Ini bagus untuk mendidik proses demokrasi di Kabupaten Tanjabtim," ucap pria kelahiran Kampung Laut pada 33 tahun silam ini.


Mantan Ketua DPD KNPI Kabupaten Tanjabtim ini juga meminta kepada seluruh masyarakat Jambi, khususnya masyarakat Kabupaten Tanjabtim untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, yakni dengan menggunakan masker, rajin cuci tangan dan menjaga jarak. Pemerintah tidak main-main dalam menyikapi permasalahan Covid-19.


Terbitnya Inpres No 6 tahun 2020 dan Perbup No 38 tahun 2020 adalah bentuk keseriusan pemerintah yang mengatur peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dalam pencegahan dan penanganan Coronavirus Disiase 2019.


"Kita sebagai masyarakat harus mematuhi aturan yang telah dibuat, agar pandemi di Negeri ini segera berakhir," tutupnya.(mln)

Komentar Pembaca