Tercatat 100 Kasus TBC di Tanjabtim

Tercatat 100 Kasus TBC di Tanjabtim


SABAKUPDATE.COM, MUARASABAK
- Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), mencatat sebanyak 100 kasus penyakit Tuberkulosis (TBC) yang terjadi hingga bulan Juni 2020.


Kepala Dinas Kesehatan, Ernawati melalui Kabid P2P, Jumiati mengatakan, 100 kasus TBC tersebut tersebar di beberapa kecamatan berdasarkan laporan pihak Puskesmas dan hasil Screening.


"Ya, ada sekitar 100 kasus yang ditemukan di Tanjabtim dari bulan Januari hingga Juni," katanya.


Rata-rata kasus TBC terjadi di semua kecamatan, seperti di Kecamatan Muara Sabak Timur, Kuala Jambi, Dendang, Mendahara, Muara Sabak Barat, Rantau Rasau, Nipah Panjang, Berbak, Geragai, Mendahara Ulu dan Sadu.


"Untuk desa yang belum ada laporannya di Desa Air Hitam Laut, Sungai Tering dan Simbur Naik. Penyebabnya, apakah memang laporannya yang belum masuk atau memang tidak ada kasus, itu yang belum tahu pasti," jelasnya.


Menurutnya, penambahan kasus TBC di tahun 2020 ini masih terbilang rendah jika dibandingkan dengan tahun lalu pada triwulan yang sama. Tercatat hingga Desember 2019 ada sebanyak 222 kasus.


"Meski pun begitu, angka sembuh di tahun 2019 terbilang tinggi, yakni di angka 80 persen," sebutnya.


Jumiati menerangkan, bahwa untuk gejala TBC hampir sama dengan gejala virus Corona, karena sama-sama menimbulkan gejala sesak nafas, batuk dan demam tinggi.


"Jika ciri ciri batuk tersebut terus berlanjut hingga Dua minggu berturut, kita menyarankan masyarakat untuk wajib periksa ke Puskesmas terdekat," pintanya.


"Bagi masyarakat yang ingin berobat khusus program TBC, tidak dipungut biaya," tambahnya.(mln)

Komentar Pembaca