63 Sekolah di Tanjabtim Ikuti Diseminasi Modul II Manajemen Sekolah

63 Sekolah di Tanjabtim Ikuti Diseminasi Modul II Manajemen Sekolah


SABAKUPDATE.COM, MUARASABAK
– Sebanyak 189 guru, Kepala Sekolah dan Komite SD dan Madrasah Ibtidaiyah di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) mengikuti Diseminasi Modul II Manajemen Sekolah. Selain dilatih, para guru juga menampilkan keberhasilan pelatihan Modul I di hari pertama.


Kegiatan tersebut sekaligus unjuk karya hasil pelatihan Modul I seperti keberhasilan pembelajaran, budaya baca dan manajemen yang dipamerkan oleh guru.


Kepala Dinas Pendidikan Tanjabtim, Junaedi Rahmat mengatakan, sebanyak 42 SD/MI dan 21 SMP/MTs memamerkan keberhasilan hasil pelatihan Diseminasi Modul 1 Manajemen Sekolah yang telah dilatih oleh fasilitator Program PINTAR Tanoto Foundation.


"Sekolah dan madrasah menunjukkan kreatifitas hasil pelatihan pembelajaran aktif, manajemen berbasis sekola, budaya baca dan peran serta masyarakat yang diselenggarakan untuk sekolah diseminasi yang telah dilatih tahun lalu," ujar Junaedi, Kamis (17/12) lalu.



Junaedi menambahkan, selain perwakilan SD dan SMP, dalam pelatihan ini Dinas Pendidikan Tanjung Jabung Timur tetap melibatkan guru, komite, dan kepala sekolah yang berasal dari MI dan MTs.


"Ini adalah komitmen kami, untuk bersama-sama memajukan Kabupaten Tanjabtim, bersama-sama mengajak para guru dari madrasah untuk menciptakan siswa yang inovatif, kreatif, produktif dan mampu berpikir tingkat tinggi, sehingga akan muncul siswa-siswa berprestasi dari Bumi Supucuk Nipah Serumpun Nibung," tambahnya.


Sementara, Medi Yusva, Provincial Coordinator Tanoto Foundation Provinsi Jambi menyatakan, keberhasilan Dseminasi Modul I yang dipamerkan di hari pertama agar dapat dilihat oleh sekolah dan madrasah yang lain yang belum mendapatkan pelatihan, sehingga bisa menjadi inspirasi praktik baik bagi sekolah-sekolah lain.


"Kita percaya dengan pendidikan yang berkualitas akan mempercepat kesetaraan peluang," ujarnya.


Tak lupa Medi juga mengungkapkan apresiasinya kepada pemerintah daerah, melalui Dinas Pendidikan, Kementerian Agama, fasilitator daerah atas kerja sama yang baik dalam menjalankan Program PINTAR.


Kepala SDN 59/X Siau Dalam Muara Sabak Timur, Hamsah menampilkan keberhasilan dalam membuat saung baca di halaman sekolahnya. Dengan kreatif, Hamsah mengajak para guru untuk bersama-sama mengembangkan budaya baca yang ada di sekolahnya.


"Kami akan terus menggerakkan program budaya baca, termasuk guru juga harus membaca agar memberikan teladan kepada para siswa," ujar Hamsah menyimpulkan.


Sedangkan Aziz, Kepala MIN 1 Tanjabtim mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pendidikan Tanjab Timur yang telah mengajak para guru madrasah sejak diseminasi modul I.


"Banyak keberhasilan yang telah kami lakukan, mulai dari pembelajaran aktif baik sebelum maupun setelah adanya pandemi, budaya baca, serta orangtua kini semakin terbuka untuk membantu madrasah secara sukarela," ujarnya.


Agus Hadiuddin, Kepala SMPN 25 Tanjabtim mengatakan, agar pembelajaran selama pandemi nyaman pihaknya melibatkan orangtua. Kenyamanan itu sangat penting sekali, selama siswa belajar dari rumah.


Selain pembelajaran aktif yang telah dilakukan guru, pihaknya juga menerapkan budaya baca literasi mingguan setiap hari selasa selama 15 menit di kelas masing-masing.


"Setelah mengikuti diseminasi modul I Program PINTAR Tanoto Foundation dan Dinas Pendidikan, kami melibatkan banyak stakeholder, seperti dengan babinsa untuk meningkatkan kedisiplinan siswa, dengan puskesmas untuk memberikan penyuluhan kesehatan, juga siswa aktif menjadi petugas upacara," tutup Agus.(mln)

Komentar Pembaca