Pengembangan Industri di Tanjabtim, Pembinaan Fokus di Daerah Terpencil

Pengembangan Industri di Tanjabtim, Pembinaan Fokus di Daerah Terpencil


SABAKUPDATE.COM, MUARASABAK
- Dalam pengembangan industri di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Pemerintah Daerah akan memberikan pembinaan dan pelatihan terhadap kelompok usaha kecil di Bumi Sepucuk Nipah Serumpun Nibung.


Namun untuk tahun 2021 ini, Pemkab Tanjabtim melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) akan fokus memberikan pelatihan dan pembinaan khusus daerah yang jauh dari jangkauan atau daerah terpencil.


Kepala Disperindag Tanjabtim, Hero melalui Kabid Perindustrian, Rispa mengatakan, terkait pengembangan industri tersebut memang ada beberapa daerah pada tahun ini menjadi fokus, yakni Kecamatan Sadu, Mendahara dan Muara Sabak Timur.


Tujuannya lanjutnya, tidak lain yakni guna kembali meningkatkan perekonomian masyarakat pada umumnya, terutama di masa pandemi Covid-19 yang masih terus berlanjut hingga saat ini. 


"Tahun ini kita fokus di Kecamatan Sadu, Mendahara dan Sabak Timur. Secara keseluruhan kecamatan tetap menjadi fokus kita juga, hanya saja untuk Kecamatan yang terbilang jauh kita perioritaskan," jelasnya.


Selain itu, salah satu bentuk program pembinaan tersebut dengan melakukan pelatihan membatik seperti yang akan dilakukan di Desa Air Hitam Laut, Kecamatan Sadu. 


"Rencananya di Desa Sungai Itik kita akan melakukan pelatihan terkait olahan hasil laut. Harapannya hasil laut yang melimpah disana dapat bernilai ekonomis yang lebih, tentunya dengan terobosan - terobosan yang baru," sebutnya.


"Jadi hasil laut disana tidak hanya dijual mentah menjadi lauk saja, bisa nanti menjadi olahan cemilan khas yang renyah," tambahnya.


Selain pelatihan terkait pengembangan olahan, pihaknya juga akan melakukan praktek langsung, sehingga masyarakat lebih mudah dalam menjalankannya. Dan juga memberikan pengertian terkait pentingnya perizinan (PIRT) bagi industri kecil.


"Sosialisasi terkait juga kita lakukan, agar usaha yang digeluti masyarakat diakui," tutupnya.(mln)

Komentar Pembaca